Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Banjarmasin Tahun 2013

Publikasi "Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Banjarmasin Tahun 2013" ini diterbitkan berdasarkan hasil yang diperoleh dari pelaksanaan Iapangan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilaksanakan setiap triwulan pada tahun 2013. Secara makro indikator perhitungan IPM diukur di tingkat nasional dan provinsi, bahkan dapat dilihat keterbandingan antar wilayah dan waktu sampai ke level kabupaten/kota.

Pembangunan manusia menempatkan manusia di garda terdepan dalam proses pembangunan. Laporan atau analisis ini beragumen bahwa kemajuan dalam pembangunan manusia bukan hanya sekedar tujuan penting untuk dicapai, tetapi juga akan menjadi pondasi untuk demokrasi yang kuat dan mampu mempersatukan bangsa. IPM mengukur pencapaian pembangunan manusia dari tiga dimensi dasar, yaitu lamanya hidup, pengetahuan dan suatu standar hidup layak. IPM adalah suatu ringkasan dan bkan sekedar suatu ukuran komprehensif dari banyak dimensi pembangunan manusia.

Dalam publikasi ini disajikan analisis yang berkaitan dengan spek kependudukan, pendidikan, kesehatan, serta pengeluaran per kapita. Pada aspek pendidikan, dilihat perkembangan angka melek huruf dan rata-rata lama sekolah, serta disertai dengan variabel lain yang terkait, terhadap indikator pendidikan. Perkembangan pembangunan aspek kesehatan, diukur melalui angka harapan hidup, disertai dengan variabel pendukung lain, misalnya kuantitas sarana prasarana kesehatan, kondisi ibu menyusui, imunisasi, dan lain-lain. Sedangkan sektor perekonomian dilihat dari indeks pengeluaran riil perkapita yang disesuaikan.

Selama kurun waktu lima tahun terakhir IPM Kata Banjarmasin menunjukkan trend meningkat dari tahun ke tahun merupakan indikasi pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Banjarmasin mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dilihat dari 3 dimensi dasar.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama